Home / Berbagi Cerita / SERIKAT LODAN DOE

SERIKAT LODAN DOE

Serikat Lodan Doe adalah cikal bakal berdirinya sejumlah Kelompok Pekka di daerah Adonara. Serikat Lodan Doe mengorganisir sejumlah kegiatan, salah satunya koperasi sembako  (Pekka Mart) yang diinisiasi pengurus  untuk mengatasi permasalahan kebutuhan hidup sehari-hari anggotanya. Berangkat dari pandangan negatif  dan permasalahan yang dihadapi oleh kaum janda di Adonara,  Bernadette Deram, sosok perempuan tangguh pendamping dari Yayasan PEKKA, kini mampu mengubah derajat kaum janda di Adonara.

Saat PEKKA masuk daerah Adonara tahun 2002, belum ada program yang  menyentuh ina-ina  (ibu–ibu) kepala keluarga. Kedatangan Bernadette yang mengawali kegiatan dengan koperasi melalui pembentukan kelompok-kelompok disambut antusias ibu – ibu kepala keluarga.

Awal mulanya kepala desa maupun kaum lelaki menentang berbagai kegiatan yang diselenggarakan untuk para perempuan kepala keluarga. Seiring berjalannya waktu dan keberhasilan yang dicapai, banyak ibu-ibu rumah tangga lain ingin bergabung menjadi anggota koperasi. Selain koperasi sembako, Serikat Lodan Doe juga mempunyai segudang kegiatan lain seperti bidang kesehatan, pendidikan, wisata, hingga lingkungan hidup. Ada juga aktivitas salah satu kelompok yang lain Kelompok Redontena yang mempunyai inovasi kegiatan unik berupa arisan tenun. Selain meningkatkan perekonomian, dengan arisan tenun tiap anggota tetap melestarikan budaya luhur berupa tenun yang terus diproduksi tiap bulan.

Dampak sosial yang dihasilkan dari kegiatan Serikat Lodan Doe selain berupa perbaikan ekonomi juga peningkatan kapasitas anggota. Melalui berbagai pelatihan dan pendampingan, anggota Serikat telah mampu keluar dari keterbelakangan pendidikan seperti buta huruf ataupun informasi situasi politik, kepemimpinan, pemahaman tentang  hak-hak mereka, punya kepercayaan diri, serta  memiliki keberanian untuk menyuarakan aspirasi mereka. Salah satunya adalah Mama Nella (Petronella Penne) yang berhasil terpilih sebagai kepala desa perempuan pertama di Flores Timur pada tahun  2007 di Desa Nesa Nula.

Check Also

REKA AGNI MAHARANI

Reka Agni Maharani (perempuan, 29 thn) lulusan Universitas Indonesia (UI), bersama sang suami Samsul Asinar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *