Home / Berbagi Cerita / BUNGA DAHLIA

BUNGA DAHLIA

Kelompok Bunga Dahlia adalah kelompok petani perempuan permakultur yang berada di Dusun Tangkeban, Desa Merembu Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Kelompok ini beranggotakan 30 anggota perempuan yang keseluruhannya berasal dari Dusun Tangkeban.

Kelompok ini adalah binaan dari Yayasan Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) yang peduli dengan perempuan-perempuan di Dusun Tangkeban yang menjadi orang tua tunggal, baik mereka yang suaminya sudah meninggal atau yang suaminya sedang merantau keluar kota.

Tujuan dari PEKKA membina perempuan yang menjadi orang tua tunggal di dusun ini adalah untuk membantu mereka agar dapat mandiri melalui kegiatan pertanian pertanian permakultur untuk mengubah pola pikir masyarakat setempat tentang pertanian dengan sistem swadaya, guna keseimbangan alat. Sejak dibentuk pada tahun 2013, Kelompok Bunga Dahlia dengan pertanian permakultur sebagai kegiatan utamanya belum pernah mendapatkan apresiasi apapun.

Manfaat yang diperoleh anggota kelompok adalah mendapatkan pembelajaran tentang sistem pertanian ramah lingkungan, memperhitungkan kondisi alam dan ekosistem, kepedulian terhadap sesama dalam kegiatan pertanian untuk mengembalikan yang diambil dari alam dan dikembalikan lagi ke alam.

Penggunaan pupuk organik misalnya, dirasakan keuntungannya dari segi ekonomi dan pendapatan. Selain itu, dengan adanya kelompok ini dapat terjalin silaturahmi yang lebih erat dan saling membantu antar sesama, khususnya anggota aktif yang tergabung dalam kegiatan ini.

Sementara itu, tantangan yang dihadapi oleh kelompok ini sudah dirasakan sejak mereka memulai pertanian permakultur ini pada tahun 2013. Selama dua tahun pertama, hasil dari pertanian permakultur tidak memberikan hasil yang bagus. Kondisi ini berdampak kepada mental beberapa anggota kelompok ketika mereka disindir oleh warga dusun bahwa apa yang mereka lakukan hanya sia-sia.

Namun, setelah lepas dari dua tahun pertama sejak dimulainya pertanian permakultur ini usaha mereka mulai menuai hasil yang baik sampai dengan saat ini, sehingga mereka dapat menjual sendiri hasil panen dari pertanian ini ataupun menyalurkannya pada PEKKA Centre.

Keberhasilan ini pada akhirnya mendapat apresiasi yang cukup baik, usaha yang mereka lakukan mendapatkan tempat dalam masyarakat Desa Merembu, khususnya Dusun Tangkeban. Banyak ibu-ibu di dusun ini ingin bergabung dalam kelompok, tetapi karena kelompok ini hanya dikhususkan bagi perempuan yang menjadi orang tua tunggal maka Kelompok Bunga Dahlia tidak dapat menerimanya.

Meski begitu, pertanian permakultur yang dilakukan oleh kelompok ini telah banyak diadopsi oleh petani-petani lainnya. Anggota kelompok dan masyarakat setempat berpendapat bahwa petanian permakultur telah mengubah pola pikir mereka, yakni lebih peduli dengan ekosistem alam dan kepedulian antar sesama untuk hidup yang lebih sehat dan menguntungkan.

Check Also

REKA AGNI MAHARANI

Reka Agni Maharani (perempuan, 29 thn) lulusan Universitas Indonesia (UI), bersama sang suami Samsul Asinar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *